√ Pengertian Doa Dalam Islam dan Dalilnya Lengkap

Posted on

Pengertian Doa Dalam Islam dan Dalilnya Lengkap – Doa merupakan inti daripada ibadah. Doa juga termasuk perbuatan mulia yang diharuskan bagi umat Muslim. Kecintaan Allah SWT sungguh luar biasa terhadap hambaNya yang senang berdoa dan meminta apapun kepadaNya.

Untuk itu perlu diketahui bahwa doa itu tidak akan pernah terlepas dari mulutnya orang-orang beriman dan merupakan senjata bagi orang-orang yang beriman.

Pengertian Doa Dalam Islam dan Dalilnya Lengkap

Sebagai umat Islam tentu kita sudah paham dan sering mengucapkan doa, bahkan sudah banyak hafal tentang doa sehari-hari. Karena setiap hendak melakukan sesuatu pasti ada doanya. Seperti berdoa ketika mau tidur, bangun dari tidur, masuk ke kamar mandi, keluar kamar mandi, hendak makan dan lain sebagainya.

Doa juga merupakan salah satu cara seorang hamba menyampaikan keinginan terhadap sesuatu atau hal apapaun yang ingin disampaikan kepada RabbNya Allah SWT. Dan sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa. Karena Allah pun senang dengan hamba-Nya yang selalu berdoa kepadanya-Nya.

Pengertian Doa

Berikut ini akan dijelaskan tentang pengertian doa menurut bahasa, istilah, secara umum juga menurut beberapa ahli.

Pengertian Doa Menurut Bahasa dan Istilah

Kata “doa” itu berasal dari bahasa Arab الدعاء yang merupakan bentuk masdar dari mufrad داعى yang memiliki banyak arti.

Loading...

Secara bahasa kata doa itu bermakna seruan, jadi berdoa itu artinya menyeru, mengucap, meminta, memanggil, memohon. Sedangkan menurut istilah doa ialah suatu permohonan atau permintaan yang di ucapkan kepada Allah SWT sebagai Penguasa Alam Semesta.

Baca Juga:  Macam Macam Nafkah Dalam Islam

Pengertian Doa Secara Umum

Jadi, secara umum doa itu berarti suatu bentuk permohonan kepada Allah SWT untuk memenuhi keinginan atau meminta sesuatu agar dikabulkan keinginannya.

Contohnya berdoa untuk memohon ampunan, perlindungan, pertolongan dari hal-hal yang ditakutkan, meminta keselamatan hidup, ucapan rasa bersyukur, memohon agar diberi ketetapan iman dan Islam, memohon agar diberi kesehatan dan umur yang panjang serta berkah dunia akhirat dan lain sebagainya.

Pengertian Doa Menurut Para Ahli

Abdul Halim Mahmud mengatakan bahwa doa merupakan suatu keinginan terhadap Allah SWT atas apa yang ada pada-Nya dari semua kebaikan dan mengadu kepada-Nya dengan memohon sesuatu.

Al-Thibi mengemukakan bahwa doa melahirkan kehinaan dan kerendahan diri dalam ketidak berdayaan dan tidak ada kekuatan sehingga menyatakan hajat atau keinginan, kebutuhan dan ketundukan kepada Allah SWT.

Quraish Shihab mengatakan bahwa doa merupakan suatu permohonan seorang hamba kepada Tuhannya dengan tujuan untuk mendapatkan anugerah dan pertolongan serta pemeliharaan, baik itu seorang yang memohon atau orang lain yang harus di dasari dari hati yang paling dalam dan disertai juga dengan pengagungan kepada Tuhan.

Dalil Tentang Doa

Berikut ini ada beberapa dalil (ayat al-Quran dan Hadits) yang berkaitan dengan doa.

Ayat Tentang Doa

وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا

Artinya: “Hanya milik Allah-lah nama-nama yang husna. Maka berdoalah dengan menyebut nama-nama yang husna itu.” (QS. Al-A’raf : 180)

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

Artinya: “Dan Tuhanmu berfirman: ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu’.”  (QS. Al-Mu’min : 60)

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Artinya: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah : 186)

Baca Juga:  √ 12 Hadits Tentang Taubat, Pengertian Dan Syarat Taubat

الَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: “(Yaitu) orang-orang yang berdoa: Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Ali-Imran : 16)

Pengertian Doa Dalam Islam dan Dalilnya Lengkap

Hadits Tentang Doa

Dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda:

الدُّعَاءُ مُخُّ الْعِبَادَةِ

Artinya: “Doa adalah inti ibadah“.

الدُّعَاءُ هُوَ العِبَادَةُ

Artinya: “Doa adalah ibadah.” (HR. Tirmidzi)

سَلُوا اللَّهَ كُلَّ شَيءٍ حَتَّى الشِّسعَ

Artinya: “Mintalah kepada Allah bahkan meminta tali sendal sekalipun.” (HR. Al-Baihaqi)

اَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِىْ بِيْ

Artinya: “Aku sebagaimana dugaan hambaku kepadaku.”

لِيَسْئَلْ أَحَدُكُمْ رَبَّهُ حَاجَتَهُ أَوْ حَوَائِجَهُ كُلَّهَا حَتَّى يَسْأَلَهُ شِسْعَ نَعْلِهِ إِذَا انْقَطَعَ وَحَتَّى يَسْأَلَهُ الْمِلْحَ

Artinya: “Hendaklah salah seorang diantara kamu sekalian meminta kepada Tuhannya akan segala kebutuhannya hingga meminta tali sandalnya yang putus atau sampai meminta garam sekalipun.” (HR. At-Tirmidzi)

لَا يَرُدُّ اْلقَضَاءَ إِلَّا الدُّعَاءُ

Artinya: “Tidak ada yang dapat menolak ketentuan Allah Swt. kecuali doa.” (HR. Tirmidzi)

إِنَّهُ مَنْ لَمْ يَسْأَلِ اللهَ يَغْضَبُ عَلَيْهِ

Artinya: “Sesungguhnya barang siapa yang tidak berdoa (meminta) kepada Allah, maka ia akan mendapatkan murka-Nya.” (HR. Tirmidzi)

Dari Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda:

لَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللَّهِ تَعَالَى مِنَ الدُّعَاءِ

Artinya: “Tidak ada sesuatu yang lebih besar pengaruhnya di sisi Allah Ta’ala selain do’a.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)

ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لاَ يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ

Artinya: “Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.” (HR. Tirmidzi)

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلَا قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلَّا أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلَاثٍ : إِمَّا أَنْ يُعَجِّلَ لَهُ دَعْوَتَهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ وَإِمَّا أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنْ السُّوءِ مِثْلَهَا

Artinya: “Tidak ada seorang Muslim yang berdoa dengan tidak disertai dengan doa dan memutus hubungan persaudaraan kecuali Allah pasti akan memberikannya salah satu dari tiga hal. Bisa disegerakan doanya untuk dikabulkan, mungkin pula Allah menyimpannya sehingga dibalas di akhirat kelak. Dan kemungkinan pula Allah akan menghindarkan dia dari kejadian buruk yang menjadi ganti setara dari doa kebaikan yang ia panjatkan.” (HR. Ahmad)

Baca Juga:  √ 30 Contoh Mukadimah Dalam Bahasa Arab Dan Latinnya Terlengkap

Betapa dahsyatnya kekuatan sebuah doa. Banyak sekali keajaiban dari sebuah doa seperti diangkatnya kesusahan, kesuksesan diraih, penyakit disembuhkan, dan berbagai prahara kehidupan yang dapat diselesaikan dengan doa dan pertolongan dari Allah SWT.

Jangan pernah berputus asa ketika doa belum dikabulkan oleh Allah SWT, yakinlah Allah akan mencintai orang yang banyak bermunajat dan meminta kepada-Nya dengan sabar dan ikhlas. Bisa jadi doa kita dikabulkan dalam bentuk lain atau dikabulkannya nanti di akhirat. Yang pasti, Allah Maha Mengetahui apa-apa yang terbaik untuk hambaNya dan Allah Mendengar lagi Mengabulkan doa.

Nah itulah pembahasan singkat kali ini mengenai doa, semoga tulisan tentang Pengertian Doa Dalam Islam dan Dalilnya Lengkap ini bisa memberikan manfaat bagi kita semua yang membacanya. Mudah-mudahan kita sebagai umat Muslim senantiasa selalu menjaga kedekatan kita kepada Sang Maha Pencipta dengan salah satu caranya yakni memperbanyak doa, karena “Ad-du’aa shilaahul mukminiin” dua adalah senjatanya orang mukmin, dan Allah pasti mencintai dan menyenangi hamba-hambaNya yang mau berdoa kepadaNya.