√ Manfaat Sedekah Menurut Islam dan Bentuk Sedekah Paling Utama

Posted on

Manfaat Sedekah Menurut Islam – Manfaat sedekah sifatnya lebih luas dari zakat maupun infak. Karena sedekah tidak hanya berupa harta atau dalam bentuk uang, namun juga mencakup segala bentuk amal atau perbuatan baik.

Menurut hadits, setiap apapun bentuk kebaikan, memberi senyuman, membantu urusan orang lain, memberi air kepada manusia disaat yang lain tidak memiliki air, ucapan yang baik, memberi makan dan minum hewan, mengunjungi orang sakit, memberi makan orang yang tengah kelaparan dan memberi minum orang yang kehausan, dan lain-lain itu termasuk kedalam perbuatan sedekah.

Manfaat Sedekah Menurut Islam dan Bentuk Sedekah Paling Utama

Shadaqoh atau sedekah merupakan suatu bentuk amalan baik yang sangat dianjurkan dalam Islam, yakni dengan cara mengamalkan atau menginfakan harta di jalan Allah. Namun, bentuknya tidak hanya sebagian uang yang disisihkan untuk fakir miskin atau orang lain yang membutuhkan tetapi shadaqah juga mencakup segala macam dzikir (tasbih, tahmid dan tahlil), segala bentuk ibadah seperti sholat dhuha dan segala macam bentuk perbuatan baik lainnya.

Manfaat Sedekah

Ada banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh jika kita rajin bersedkah, adapun manfaat sedekah itu diantaranya:

  • Mengundang datangnya rezeki

Artinya Allah akan menambah rezeki dan tidak akan berkurang harta yang telah disedekahkan. Justru akan berlipat ganda, karena sedekah dapat mengundang rezeki.

Dari Abu Hurairah ra. berkata bahwa Nabi SAW bersabda:

مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ

Artinya: “Sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim)

لاَ تُوكِي فَيُوكى عَلَيْكِ

Artinya: “Janganlah engkau menyimpan harta (tanpa mensedekahkannya). Jika tidak, maka Allah akan menahan rizki untukmu.”

  • Menolak bala / musibah

Rasulullah SAW bersabda:

Baca Juga:  √ Sholat Jenazah Lengkap Dengan Tulisan Arab dan Latin

ﺍﻟﺼَّﺪَﻗَﺔُ ﺗَﺮُﺩُّ ﺍﻟﺒَﻼَﺀ ﻭَﺗُﻄَﻮِّﻝُ ﺍﻟﻌُﻤْﺮَ

Artinya: “Sedekah itu menolak bala dan memanjangkan umur.”

  • Menyembuhkan penyakit

Ternyata ada hubungannya antara sedekah dengan penyakit-penyakit jasmani. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

داووا مرضاكم بالصدقة

Artinya: “Obatilah orang-orang yang sakit diantara kamu itu dengan bersedekah.” (Hadits shahih yang dihasankan oleh Albani dalam shahihul jami’ dari Abu Umamah dan Al-Hasan)

  • Memanjangkan umur

Hadits yang menjelaskan tentang sedekah dapat memanjangkan umur seperti diatas sudah dijelaskan. Jika kita ingin menambah umur kita, maka rajin-rajinlah bersedekah.

Nabi SAW bersabda yang artinya: “Sesungguhnya sedekahnya orang muslim itu dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang buruk (su’ul khotimah), Allah akan menghilangkan darinya sifat sombong, kefakiran dan sifat bangga pada diri sendiri.” (HR. Thabrani).

  • Menghapus dosa-dosa

Rasulullah SAW bersabda:

والصدقة تطفىء الخطيئة كما تطفىء الماء النار

Artinya: “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api.”(HR. At-Tirmidzi).

Sedekah Paling Utama

Sedekah paling utama ialah:

Dilakukan secara sembunyi-sembunyi

Dalam surat Al-Baqarah Ayat 271 Allah berfirman:

إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ ۖ وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۚ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Artinya: “Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Rasulullah SAW bersabda:

ﺻَﺪَﻗَﺔُ ﺍﻟﺴِّﺮِّ ﺗُﻄْﻔِﻰﺀُ ﻏَﻀَﺐَ ﺍﻟﺮَّﺏِّ ﻭَﺻَﺪَﻗَﺔُ ﺍﻟﻌَﻼَﻧِﻴَﺔِ ﺟُﻨَّﺔٌ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻨَّﺎﺭَ

Artinya: “Sedekah sirri (secara rahasia) memadamkan murka Allah SWT dan sedekah secara terang-terangan merupakan perisai dari neraka.”

Sedekah Jariyah

Sedekah yang pahalanya akan terus mengalir meskipun sudah meninggal dunia.

Baca Juga:  √ Susunan Dan Teks Bacaan Tawasul (Hadhorot) Terlengkap

Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya: “Apabila cucu Adam meninggal, maka terputuslah seluruh amalnya kecuali tiga; sedekah jariyah, ilmu yang dimanfa’atkan atau anak shalih yang mendo’akan (orang tua)nya.” (HR. Muslim)

Manfaat Sedekah Menurut Islam

Sedekah Paling Utama Kepada Siapa?

Kita masih suka dibuat bingung karena ketidaktahuan, sebenarnya sedekah itu yang paling utama diberikan kepada siapa? tentunya kepada orang terdekat atau yang paling dekat hubungannya dengan kita, yakni kerabat, suami lebih utama memberikan sedekah kepada anak istri, orang tua lebih utama bersedekah kepada anak, orang tua, saudaranya, dan begitu seterusnya.

Tapi bukan berarti sedekah kepada yang lain tidak utama. Kita bisa lihat siapa yang jauh lebih membutuhkan, misalnya saat akan memberikan sedekah. sementara kerabatnya sudah tercukupi, maka orang yang lebih membutuhkan yang harus diutamakan misalnya orang yang sedang kesusahan, anak yatim, fakir miskin, orang yang sudah tua renta, dan lain sebagainya.

Rasulullah SAW bersabda:

أَفْضَلُ الصَّدَقَةِ جُهْدُ الْمُقِلِّ وَ ابْدَأْ بِمَنْ تَعُوْلُ

Artinya: “Sedekah yang paling utama adalah sedekah maksimal orang yang tidak punya, dan mulailah dari orang yang kamu tanggung.” (HR. Abu Dawud dan Hakim)

Rasulullah SAW bersabda:

خَيْرُ الصَّدَقَةِ مَا كَانَ عَنْ ظَهْرِ غِنًى ، وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ

Artinya: “Sedekah yang terbaik adalah yang dikeluarkan selebih keperluan, dan mulailah dari orang yang kamu tanggung.” (HR. Bukhari)

إِذَا أَنْفَقَ الرَّجُلُ عَلَى أَهْلِهِ نفقَةً يحتَسبُها فَهِي لَهُ صدقَةٌ

Artinya: “Jika seorang lelaki memberikan kepada keluarganya (istrinya) nafkah maka hal itu terhitung sebagai sebuah sedekah.” (Muttafaqun ‘Alaih)

Rasulullah SAW bersabda:

اَلصَّدَقَةُ عَلَى الْمِسْكِيْنِ صَدَقَةٌ وَ هِيَ عَلَى ذِي الرَّحِمِ اثْنَتَانِ  :  صَدَقَةٌ وَ صِلَةٌ

Artinya: “Bersedekah kepada orang miskin adalah satu sedekah, dan kepada kerabat ada dua (kebaikan); sedekah dan silaturrahim.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah dan Hakim)

Baca Juga:  Sunnah Sunnah Yang Dilakukan Saat Idul Adha

Sedekah paling baik

Jadi, sedekah yang paling baik itu seperti apa?

Setelah kebutuhan wajib terpenuhi

Sedekah yang dilakukan setelah kebutuhan dasar, kebutuhan pokok, atau kebutuhan yang wajib sudah terpenuhi. Sedekah memang baik, tetapi bukan berarti mengalahkan yang lebih penting. Jika memang belum mampu bersedekah dengan sebagian harta atau uang, kita juga bisa bersedekah dalam bentuk lainnya. Misalnya menolong dengan bantuan tenaga atau pikiran dan lain sebagainya.

Sesuatu yang paling kamu senangi

Seseorang akan dikatakan sempurna kebaikannya jika ia mau memberikan sesuatu yang amat berharga, ayng paling dicintai, yang paling bagus atau baik apa yang dimilikinya untuk diberikan kepada orang yang membutuhkan. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surat Ali ‘Imran Ayat 92:

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

Artinya: “Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.”

Nah itulah pembahasan seputar sedekah, semoga dengan mengetahui manfaat sedekah, sedekah yang paling utama, kepada siapa kita bersedekah juga sedekah seperti apa sih yang paling baik dilakukan, bisa membuat kita lebih bersemangat lagi untuk melakukannya. Karena begitu banyak manfaat yang bisa kita dapatkan. dan semoga kita juga bisa menjadi manusia yang sempurna kebaikannya dengan melakukan sesuatu yang amat berharga, seperti halnya memberikan sesuatu yang paling kita sukai atau barang yang paling kita senangi untuk diberikan kepada yang sedang membutuhkan.

Demikian tulisan mengenai Manfaat Sedekah Menurut Islam dan Bentuk Sedekah Paling Utama semoga banyak memberi manfaat untuk kita semua. Salam ukhuwah 🙂