โˆš Keutamaan Menyambung Silaturahmi Dalam Islam

Posted on

Keutamaan Menyambung Silaturahmi Dalam Islam – Islam merupakan agama yang sangat menganjurkan umatnya agar senantiasa selalu berbuat kebaikan dalam hal apapun. Salah satunya adalah menciptakan hubungan baik antar sesama manusia. Seperti menyambung tali silaturahmi yang telah putus.

Perjalanan hidup itu tidak selamanya mulus dan baik-baik saja, bahkan sedekat apapun kita dengan seseorang baik dalam ikatan keluarga, kerabat, persudaraan, persahabatan, dalam bertetangga dan lain sebagainya akan ada masanya perselisihan atau perdebatan yang bisa menimbulkan perpecahan dan terputusnya hubungan baik.

Banyak keutamaan yang bisa diperoleh jika kita melakukan perbuatan yang baik ini. Banyak perintah dan anjuran dalam Islam untuk menjaga silaturahmi dan menyambung silaturahmi. Berikut ini akan dijelaskan mengenai hal tersebut. Silakan disimak ๐Ÿ™‚

Keutamaan Menyambung Silaturahmi Dalam Islam

Keutamaan menyambung tali silaturahmi d dalam Islam itu luar biasa sekali. Tidak ada yang sia-sia jika kita mau mendahului berbuat baik terutama dalam hal menyambung tali silaturahmi yang sudah terputus. Jika ingin dikabulkan hajat atau keinginan kita, maka hendaknya melakukan tiga hal yaitu menyambung tali silaturahmi dengan orang yang telah memutuskan tali silaturahmi, kemudian maafkan orang yang telah mendzalimi kita dan berilah orang yang kikir (pelit) terhadap kita.

Ketiga hal tersebut bukanlah suatu perbuatan yang mudah dilakukan, tidak semua orang mau melakukannya, oleh karena itu balasan Allah terhadap orang yang mau melakukannya sungguh luar biasa, segala kemudahan akan diperoleh, pahala sudah pasti berbeda, dan keinginan kita akan mudah dikabulkan oleh Allah SWT.

Baca Juga:  Keutamaan Menghadiri Majelis Ilmu Di Masjid

Hakikat Silaturahmi

Kata silaturahmi atau silaturahim ini terdiri dari dua kata yaitu shilah yang artinya menyambung dan ar-rahim yang berarti kasih sayang. Maka secara sederhana silaturahim ini bisa diartikan sebagai tindakan untuk menyambung tali kasih sayang.

Loading...

Dengan mengetahui makna asalnya, maka jelas maksud dari silaturahim adalah menghubungkan kembali ikatan kasih sayang. Sudah pasti sesuatu yang disambung itu adalah dua hal yang terputus atau terpisah. Jika sesuatu itu tidak terpisah maka tidak perlu disambungkan.

Jadi silaturahim adalah suatu tindakan yang kita lakukan untuk menyambung hubungan baik dengan orang-orang yang pernah terputus, baik karena adanya suatu masalah atau terputus karena jarak dan kesibukan.

Menyambung silaturahmi merupakan salah satu amalan yang sangat mulia dan sangat dianjurkan dalam agama Islam. Bahkan jika kita berbesar hati melakukannya maka dipandang mulia juga oleh masyarakat, mendatangkan kecintaan dan kedamaian. Tidak hanya langsung dari Allah balasannya, tetapi juga kita bisa rasakan langsung kebahagiaannya dalam kehidupan kita.

Hadits Tentang Menyambung Silaturahmi

Dari Abdullah bin ‘Amr berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ุงู„ู’ูˆูŽุงุตูู„ู ุจูุงู„ู’ู…ููƒูŽุงููุฆู ุŒ ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ู ุงู„ู’ูˆูŽุงุตูู„ู ุงู„ู‘ูŽุฐูู‰ ุฅูุฐูŽุง ู‚ูŽุทูŽุนูŽุชู’ ุฑูŽุญูู…ูู‡ู ูˆูŽุตูŽู„ูŽู‡ูŽุง

Artinya: “Seorang yang menyambung silahturahmi bukanlah seorang yang membalas kebaikan seorang dengan kebaikan semisal. Akan tetapi seorang yang menyambung silahturahmi adalah orang yang berusaha kembali menyambung silaturahmi yang setelah sebelumnya diputuskan oleh pihak lain.” (HR. Bukhari no. 5991)

Dari Abu Hurairah berkata:ย  ” Ada seorang pria mendatangi Rasulullah dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, saya punya keluarga yang jika saya berusaha menyambung silaturrahmi dengan mereka, mereka berusaha memutuskannya dan jika saya berbuat baik kepada mereka, mereka balik berbuat jahat kepadaku dan mereka bersikap acuh tak acuh padahal saya telah bermurah hati kepada mereka’. Rasulullah menjawab: ‘Kalau memang halnya seperti yang engkau katakan, (maka) seolah-olah engkau memberi mereka makan dengan bara api dan pertolongan Allah akan senantiasa mengiringimu selama keadaanmu seperti itu’.” (HR. Muslim no. 2558)

Baca Juga:  Keutamaan Dan Keistimewaan Bulan Ramadhan

Dari ‘Uqbah bin ‘Amir berkata: “Ya Rasulullah, ceritakanlah kepadaku tentang amalan yang utama, maka beliau bersabda“:

ุตูู„ู’ ู…ูŽู†ู’ ู‚ูŽุทูŽุนูŽูƒูŽ ูˆูŽุฃูŽุนู’ุทู ู…ูŽู†ู’ ุญูŽุฑูŽู…ูŽูƒูŽ ูˆูŽุฃูŽุนู’ุฑูุถู’ ุนูŽู…ูŽู‘ู†ู’ ุธูŽู„ูŽู…ูŽูƒูŽ

Artinya : “Sambunglah orang yang memutuskan (hubungan) denganmu, berilah kepada orang yang tidak memberi kepadamu dan berpalinglah dari orang yang berbuat dzalim kepadamu.” (HR. Ahmad)

Dari Abdurrahman ibnu โ€˜Auf berkata bahwa dia mendengar Rasulullah SAW bersabda:

ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽุฒู‘ูŽ ูˆูŽุฌูŽู„ู‘ูŽ: ุฃูŽู†ุง ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ู†ูุŒ ูˆูŽุฃูŽู†ุง ุฎูŽู„ูŽู‚ู’ุชู ุงู„ุฑู‘ูŽุญูู…ูŽุŒ ูˆูŽุงุดู’ุชูŽู‚ูŽู‚ู’ุชู ู„ูŽู‡ูŽุง ู…ูู†ู ุงุณู’ู…ููŠุŒ ููŽู…ูŽู†ู’ ูˆูŽุตูŽู„ูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุตูŽู„ู’ุชูู‡ูุŒ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ู‚ูŽุทูŽุนูŽู‡ูŽุง ุจุชูŽุชู‘ูู‡ู

Artinya: “Allah azza wa jalla berfirman: ‘Aku adalah Ar Rahman. Aku menciptakan rahim dan Aku mengambilnya dari nama-Ku. Siapa yang menyambungnya, niscaya Aku akan menjaga haknya. Dan siapa yang memutuskannya, niscaya Aku akan memutus dirinya’.” (HR. Ahmad)

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

ู…ูŽู†ู’ ุณูŽุฑู‘ูŽู‡ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูุจู’ุณูŽุทูŽ ู„ูŽู‡ู ููู‰ ุฑูุฒู’ู‚ูู‡ู ุŒ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ ูŠูู†ู’ุณูŽุฃูŽ ู„ูŽู‡ู ููู‰ ุฃูŽุซูŽุฑูู‡ู ุŒ ููŽู„ู’ูŠูŽุตูู„ู’ ุฑูŽุญูู…ูŽู‡ู

Artinya: “Siapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah ia menyambung silaturrahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Keutamaan Menyambung Silaturahmi Dalam Islam

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

ู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูุคู’ู…ูู†ู ุจูุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุงู’ู„ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู’ู„ุขุฎูุฑู ููŽู„ู’ูŠููƒู’ุฑูู…ู’ ุถูŽูŠู’ููŽู‡ู, ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูุคู’ู…ูู†ู ุจูุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุงู’ู„ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู’ู„ุขุฎูุฑู ููŽู„ู’ูŠูŽุตูู„ู’ ุฑูŽุญูู…ูŽู‡ู

Artinya: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maha hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi“. (HR. Bukhari)

Ibnu โ€˜Umar radhiyallahu โ€˜anhuma berkata:

ู…ูŽู†ู ุงุชู‘ูŽู‚ูŽู‰ ุฑูŽุจู‘ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽูˆูŽุตูŽู„ูŽ ุฑูŽุญูู…ูŽู‡ูุŒ ู†ูุณู‘ู‰ุกูŽ ูููŠ ุฃูŽุฌูŽู„ูู‡ ูˆูŽุซูŽุฑูŽู‰ ู…ูŽุงู„ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽุญูŽุจู‘ูŽู‡ู ุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡

Artinya: “Siapa yang bertakwa kepada Rabb-nya dan menyambung silaturrahmi niscaya umurnya akan diperpanjang dan hartanya akan diperbanyak serta keluarganya akan mencintainya.” (HR. Bukhari)

Baca Juga:  โˆš Pengertian, Macam-macam, Contoh dan Ayat Tentang Akhlak

Jadi, keutamaan menyambung silaturahmi dalam Islam jelas akan dilapangkan rezekinya oleh Allah SWT, rezeki yang dimaksud bukan hanya perihal harta tetapi juga ketenangan, kedamaian, kebahagiaan, kecintaan dalam keluarga dan lain sebagainya. Juga akan dipanjangkan umurnya. Termasuk juga kedalam golongan orang-orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

Nah itulah penjelasan mengenai Keutamaan Menyambung Silaturahmi Dalam Islam, semoga bisa memberi manfaat dan khususnya bagi kita umat Muslim agar senantiasa ingat bahwa ada suatu amalan mulia yang bisa kita lakukan dan keutamaan yang diperoleh sungguh luar biasa. Salam ukhuwah ๐Ÿ™‚