√ Keutamaan 3 Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah dan Bacaannya Lengkap

Posted on

Keutamaan 3 Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah dan Bacaannya Lengkap – Setiap surat dalam al-Quran memiliki ayat-ayat yang juga bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti ayat-ayat terakhir dalam surat al-Baqarah.

Kita akan bahas tentang 3 ayat terakhir dari surat al-Baqarah dengan penulisan dalam bahasa Arab, latin, terjemah juga keutamaannya.

Keutamaan 3 Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah dan Bacaannya Lengkap

 

3 Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah

Berikut ini 3 terakhir dari surat al-Baqarah lengkap dengan tulisan Arab, latin dan terjemahnya.

Al-Baqarah Ayat 284

Arab

لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ وَإِنْ تُبْدُوا مَا فِي أَنْفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللَّهُ ۖ فَيَغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin

Lillaahi maa fis-samaawaati wa maa fil-arḍh, wa in tubduụ maa fii angfusikum au tukhfuuhu yuḥaasibkum bihillaah, fa yaghfiru limay yasyaa’u wa yu’adzzibu may yasyaa’, wallaahu ‘alaa kulli syai’ing qadiir.

Artinya:

Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Al-Baqarah Ayat 285

Arab

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ  كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ ۚ   وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ  غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

Latin

Baca Juga:  √ Manfaat Sedekah Menurut Islam dan Bentuk Sedekah Paling Utama

Aamanar-rasụulu bimaa ungzila ilaihi mir rabbihii wal-mu’minuun, kullun aamana billaahi wa malaa-ikatihii wa kutubihii wa rusulih, laa nufarriqu baina aḥadim mir rusulih, wa qaalụ sami’naa wa atha’naa ghufraanaka rabbanaa wa ilaikal-masiir.

Artinya:

Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat”. (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.”

Al-Baqarah Ayat 286

Arab

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ  لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ  رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ  رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ  وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ  أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Latin

Laa yukallifullaahu nafsan illaa wus’ahaa, lahaa maa kasabat wa ‘alaihaa maktasabat, rabbanaa laa tu’aakhidznaa in nasiinaa au akhtha’naa, rabbanaa wa laa taḥmil ‘alainaa israng kamaa hamaltahu ‘alalladziina ming qablinaa, rabbanaa wa laa tuhammilnaa maa laa taaqata lanaa bih, wa’fu ‘annaa, waghfir lanaa, war-ḥamnaa, anta maulaanaa fangsurnaa’alal qaumil kaafiriin.

Artinya:

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”

Baca Juga:  √ Amalan Dan Doa Untuk Anak Dalam Kandungan

Keutamaan dan Makna Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah

Berikut ini fadhilah dan makna penting dari ayat terakhir surat al-Baqarah:

Keutamaan Ayat-ayat Terakhir Surat al-Baqarah

Jika diamalkan sebelum tidur insyaAllah akan diberi kecukupan oleh Allah SWT dan dijaga dari gangguan syetan. Selain itu itu ayatini juga bisa diamalkan setelah sholat fardhu, menjelang pagi dan petang, saat hendak tidur, saat wanita sedang hamil, dan ketika berada di dalam rumah.

Dari Abu Mas’ud Al-Badri ra. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ قَرَأَ بِالآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِى لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ

Artinya: “Siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah pada malam hari, maka ia akan diberi kecukupan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Nu’man bin Basyir, dia berakata bahwa Nabi Saw bersabda:

إن الله تعالى كتب كتابا قبل أن يخلق السموات والأرض بألفي عام وهو عند العرش وإنه أنزل منه آيتين ختم بهما سورة البقرة ولا يقرآن في دار ثلاث ليال فيقربها الشيطان

Artinya: “Sesungguhnya Allah telah menulis kitab dua ribu tahun sebelum Dia menciptakan langit dan bumi, Allah menurunkan darinya dua ayat sebagai penutup surat Al-Baqarah. Dua ayat tersebut tidak dibaca di dalam rumah selama tiga hari kecuali setan tidak akan mendekatinya.” (HR. at-Tirmidzi)

Makna Ayat-ayat Terakhir Surat al-Baqarah

Dari ayat-ayat terakhir surat al-Baqarah diatas memiliki makna yang sangat dalam. Kita memohon agar tidak diberi beban diluar batas kemampuan kita. Perkara semacam itu sebenarnya kita punya pilihan. Adapun perkara yang manusia tidak punya pilihan di dalamnya itu seperti diberikan sakit dan semacamnya, jika beban tersebut menimpanya, maka ia akan diberikan pahala dan akan menghapuskan dosa-dosanya.

Baca Juga:  √ 20 Ayat Al-Qur'an Tentang Kematian Lengkap Beserta Terjemahannya

Keutamaan 3 Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah dan Bacaannya Lengkap

Dalam doa tersebut juga kita memohon 3 hal yang sangat komplit:

  1. Wa’fu ‘annaa yaitu maafkanlah atas segala kekurangan dalam kita menjalankan yang wajib.
  2. Waghfirlanaa yaitu ampunilah karena kita telah terjerumus dalam perkara yang haram.
  3. Warhamnaa yaitu rahmatilah dengan memberikan taufik untuk terus bisa istiqamah.

Tiga hal yang diminta itu berarti kita berharap agar dimaafkan karena sudah lalai dari yang wajib, agar diampuni karena telah terjerumus dalam kemaksiatan dan agar dirahmati dengan terus diberikan keteguhan iman dan Islam dalam (keistiqamahan).

Kemudian di akhir doa tersebut disebutkan bahwa Allah itu mawlaa, artinya Allahlah yang mengurus segala urusan kita, Allahlah tempat kita kembali dan hanya Allahlah yang bisa menjadi penolong kita. Lalu kita meminta tolong pada doa tersebut supaya dijauhkan dari penindasan orang-orang kafir.

Jelas dari makna  ayat-ayat tersebut bisa kita ambil faedahnya, bahwa Rahmat Allah itu begitu besar karena Allah tidaklah membebani kita kecuali yang mampu kita pikul.

Sahabat Muslimah, kita bisa mulai mengamalkan ayat tersebut dan membiasakan membacanya ketika hendak tidur, setiap menjelang pagi dan petang, saat berdoa setelah sholat fardhu, ketika mengandung. InsyaAllah jika kita amalkan ini saat mengandung dan sering membacanya, insyaAllah akan diberikan kelancaran dalam proses persalinan.

Nah itulah pembahasan kali ini tentang Keutamaan 3 Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah dan Bacaannya Lengkap, semoga kita mudah untuk menghafal dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Karena dalam ayat-ayat tersebut memiliki makna yang luar biasa. Semoga bermanfaat dan salam ukhuwah 🙂