Mengenal Hukum Qurban dan Dalilnya

Posted on

Mengenal Hukum Qurban dan Dalilnya – Sahabat Muslimah, pada saat memasuki bulan Dzulhijjah umat muslim melaksanakan rukun islam yang ke 5 yaitu Haji bagi yang mampu menunaikannya. Disamping itu ada beberapa ibadah lain dalam bulan tersebut salah satunya yaitu Qurban.

Loading...

Nah Sahabat, bagaimana hukum qurban itu? dan dalil penguat tentang ibadah qurban?. Untuk lebih jelasnya silahkan simak ulasan berikut ini dengan seksama.

Mengenal Hukum Qurban dan Dalilnya

Secara bahasa, Qurban adalah pendekatan diri kepada Allah SWT. Adapun secara Syara’, Qurban adalah beribadah untuk mendekatkan diri pada Allah SWT. Qurban berarti dekat atau mendekat bahasa arabnya Udhhiyah atau Dhahiyyah yang secara harfiah berarti hewan sembelihan. Bagi umat islam, pelaksanaan qurban dilakukan pada bulan 10 Djulhijjah (hari nahar) dan 11, 12 dan 13 Djulhijjah (hari tasyrik) yang mana bertepatan pada hari raya Idul Adha.

Hukum Qurban Berdasar Empat Madzhab

Ibadah qurban merupakan ibadah yang mempunyai keutamaan dan untuk pemilihan hewan qurban bisa disesuaikan dengan kemampuan. Ada juga pendapat dari beberapa kalangan ulama dalam menentukan hukum qurban dalam Islam dan berkaitan dengan hukum kurban berdasarkan empat madzhab adalah sebagai berikut.

Madzhab Syafi’i

Madzhab Syafi’i mempunyai pendapat jika ibadah kurban hukumnya adalah sunnah muakkad yakni sunnah yang diutamakan akan tetapi hukumnya bisa juga berubah menjadi makruh untuk orang yang sebenarnya mampu tetapi tidak ingin melaksanakan ibadah qurban tersebut.

Loading...

Madzhab Maliki

Madzhab Maliki juga memiliki pendapat yang serupa dengan madzhab Syafi’i yakni ibadah qurban hukumnya adalah sunnah muakkad yakni sunnah yang diutamakan akan tetapi hukumnya bisa berubah menjadi makruh untuk orang yang sebenarnya mampu akan tetapi tidak melakukan ibadah qurban tersebut.

Baca Juga:  Pengertian Wakaf, Rukun Wakaf Dan Syarat Wakaf

Madzhab Hanafi

Madzhab Hanafi berpendapat jika hukum qurban dalam Islam adalah wajib untuk dilakukan sekali dalam setiap tahunnya. Pendapat ini mempunyai dasar hukum yang sangat jelas yakni berdasarkan firman Allah SWT. Namun, meski pun begitu, masih juga ada beberapa ulama dari madzhab Hanafi yang tidak sama pendapatnya dan menyatakan jika hukumnya adalah sunnah muakkad.

Madzhab Hambali

Madzhab Hambali juga memberi pernyataan jika qurban dalam Islam hukumnya adalah wajib, akan tetapi hukum ini masih bisa berubah menjadi sunnah apabila dilakukan oleh seseorang yang kurang mampu.

Akan tetapi, ulama dari semua madzhab juga sepakat jika hukum qurban dalam Islam akan menjadi wajib apabila sudah bernadzar sehingga wajib dilakukan dengan baik dalam keadaan mempunyai atau tidak mempunyai uang karena sudah bernadzar.

Dalil Tentang Qurban

Berikut ini adalah dalil baik Al–Qur’an dan Al-hadits tentang berqurban, yaitu:

a. Al-Qur’an

QS. Al-Kautsar Ayat 1 – 2Artinya : “Sesungguhnya Kami telah memberikan karunia sangat banyak kepadamu, maka sholatlah untuk Tuhanmu dan sembelihlah kurban.

QS. Al-Hajj Ayat 36Artinya : “Maka makanlah sebagiannya (daging kurban) dan berilah makan orang yang merasa cukup dengan apa yang ada padanya (orang yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta.

QS. Al-Hajj Ayat 37Artinya : “Daging-daging kurban dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi Ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.”

b. Hadits

Artinya : “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkurban dengan dua ekor kambing gemuk lagi bertanduk beliau menyembelih keduanya dengan tangannya sendiri. Beliau menyebut nama Allah, bertakbir serta meletakkan kakinya di atas lambungnya.” (Hadits Tirmidzi Nomor 1414)

Baca Juga:  Kumpulan Ayat Dan Hadits Tentang Qurban Dalam Islam

Begitu juga hadits yang diriwayatkan Ibnu Majah yang mana Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya, Artinya : “Wahai Rasulullah, apakah maksud dari hewan-hewan kurban seperti ini?” beliau bersabda: “Ini merupakan sunnah (ajaran) bapak kalian, Ibrahim.” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, lantas apa yang akan kami dapatkan dengannya?” beliau menjawab: “Setiap rambut terdapat kebaikan.” Mereka berkata, “Bagaimana dengan bulu-bulunya wahai Rasulullah?” beliau menjawab: “Dari setiap rambut pada bulu-bulunya terdapat suatu kebaikan.” (Hadits Ibnu Majah Nomor 3118)

Demikian ulasan tentang Mengenal Hukum Qurban dan Dalilnya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kita semua. Terimakasih.

Facebook Comments
Rate this post
Loading...