Memotivasi Anak Agar Selalu Melakukan Kebaikan

Posted on

Memotivasi Anak Agar Selalu Melakukan Kebaikan – Sahabat Muslimah, setelah seseorang menjalani proses dalam kehidupan rumah tangga maka salah satu impian utama adalah lahirnya anak-anak yang shalih dan shalihah. Terciptanya anak-anak yang shalih dan shalihah tidaklah mudah kita harusmemotivasi anak selalu tampil ke depan dan melakukan berbagai kebaikan memiliki pengaruh yang sangat besar.

Baca : Tips Mengajarkan Anak Berjilbab Sejak Dini

Agar anak dapat termotivasi untuk melakukan kebaikan, kemuliaan hati, dan menambah percaya diri (pede) sang anak. Bila mereka termotivasi melakukan berbagai kebaikan maka kelak akan lahir dan muncul di antara mereka para pemimpin yang dapat dijadikan sebagai teladan dan arahannya dapat diikuti.

Memotivasi Anak Agar Selalu Melakukan Kebaikan

Dalam hal memberi motivasi dan dorongan dapat berupa memberikan pujian, mengucapkan kata sanjungan atau hadiah (reward) kepada mereka. Begitu pentingnya keberadaan anak yang shalih, dalam salah satu hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu dinyatakan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,Artinya : “Apabila seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalannya, kecuali dari tiga hal, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya.” (HR. Muslim)

Hadits ini menunjukkan kepada kita bahwa sekedar keinginan anak untuk belajar tanpa diminta atau dipaksa merupakan prestasi tersendiri bagi anak. Sehingga layak mendapatkan apresiasi berupa pujian, sanjungan, doa kebaikan ataupun hadiah (reward). Oleh karena itu, sekecil apapun sikap anak dalam kebaikan, sangat layak untuk dihargai oleh orang tua, walaupun dengan sesuatu yang mungkin sepele bagi orang dewasa.

Baca : Peran Orang Tua Terhadap Anak Dalam Islam

Harapannya, dengan adanya apresiasi atas apa yang dilakukannya, sang anak tersebut akan termotivasi untuk terus melakukan kebaikan di masa mendatang.

Hadits ini juga menjadi bukti nyata pujian atau doa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Ibnu Mas’ud -yang ketika itu belum masuk Islam- dapat memberikan dampak positif yang nyata. Terbukti setelah itu Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu mengajukan keislamannya dan meminta Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengajarkannya Islam dan Al Qur’an.

Nah, bagaimana agar anak Anda menjadi shalih? Caranya adalah motivasi anak-anakmu untuk mencintai perbuatan-perbuatan baik dan kesholihan.

Cara Agar Anak Dapat Termotivasi

  1. Pembelajaran anak terutama dimulai dari keluarga jadi Ibu-Bapak harus kompak dan sepakat bagaimana menjadi role model bagi anak. Hal ini tidak akan terwujud dari sela-sela pembicaraan dan nasihat saja tetapi dibutuhkan pada perbuatan langsung sejak kecil sampai ia menjadi seorang pemuda.
  2. Berilah pujian kepada anak pada setiap kebaikan yang Ia lakukan karena hal ini dapat berpengaruh pada kepercayaan dirinya untuk selalu melakukan perbuatan baik.
  3. Untuk perilaku berbagi biasanya dapat diajarkan sejak dini, dan menurut tahapan usia anak perilaku berbagi (sharing). Perkara yang paling diharapkan dari anak adalah tumbuh dalam kebiasaan mengerjakan sesuatu hal pada tempatnya. Sebagai contoh bagi seorang bapak menuntun anak-anaknya ke masjid dan membuat mereka ikut serta dalam shalat. Ibu juga mengajak anak-anak putri untuk menegakkan shalat bersamanya di rumah.
  4. Dalam mengajarkan mana perilaku yang baik dan mana yang tidak baik. Seperti meletakkan uang di tangan-tangan mereka supaya mereka meletakannya di kotak-kotak derma. Hal ini dilakukan supaya menumbuhkan rasa cinta dalam hati anak-anak Anda untuk bersedekah, menunaikan zakat, membantu orang lain, dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka.
  5. Ajaklah anak turun langsung ke dalam lingkungan sosial bersama dengan orang tua, salah satunya dengan melakukan aktivitas bersama keluarga.

Sudah sepatutnya, para orang tua memotivasi anaknya melakukan hal-hal ini pada usia dini. Tidaklah diragukan, perbuatan-perbuatan baik tersebut akan berpengaruh pada anak-anak dan orang tua.

Baca : Inilah Alasan Kenapa Anak Harus Masuk Pesantren

Oleh karena itu, motivasilah mereka untuk mencintai perbuatan baik di sela-sela keikutsertaan di setiap kegiatan-kegiatan yang menghubungkan antara mereka dengan orang-orang muslim yang ditemui.

Demikian ulasan singkat tentang Memotivasi Anak Agar Selalu Melakukan Kebaikan. Semoga dapat memberikan manfaat dan tambahan ilmu pengetahuan untuk kita semua. Terimakasih.

Facebook Comments