4 Macam Tanda Islam Dan Perkara Yang Dapat Merusak Keislaman

Posted on

4 Macam Tanda Islam Dan Perkara Yang Dapat Merusak Keislaman – Sangat disayangkan sekali ternyata masih banyak diantara kita yang beragama Islam dan jelas-jelas mengaku dirinya Islam, namun pada kenyataannya mereka belum Islam. Banyak sekali yang menghancurkan dan merusak kalimat Syahadatain dengan perbuatan-perbuatan yang ia tidak pahami bahwa hakikatnya ia telah merusak kalimat Syahadat.

Itulah mengapa kita harus terus bertholabul ‘ilmi. Jangan cuma mendengarkan katanya, kata dia, kata mereka. Tapi galilah, carilah dan tanyakanlah pada ahlinya. Kunjungi para ‘alim ‘ulama, orang-orang shalih dan para kekasih Allah lainnya yang ber’ilmu. Karena sesungguhnya, orang yang tidak berilmu akan mendapati kesesatan.

Sahabat catatanmuslimah.com, jika memang benar-benar kita mengaku sebagai hamba Allah yang beriman, meyakini akan kebesaran dan kekuasaan-Nya, mengaku sebagai umat Rasulullah SAW., sudahkah kita benar-benar menerapkan kalimat Syahadat dengan sempurna? sudahkah kita mentaati Allah dan Rasul-Nya? Sudahkah kita menjauhi segala larangan-larangan-Nya?

Islam itu adalah keselamatan bagi kita. Bukan hanya sekedar status di KTP. Mengaku Islam, tetapi tidak sholat, meyakini adanya Allah tetapi tidak takut dengan segala ancaman dan siksaan-Nya, masih senang dengan maksiat, lalai dengan kehidupan akhirat, tergiur dengan keindahan duniawi dan tipu daya syetan. Maka Islamnya perlu dipertanyakan kembali?

Dalam kesempatan ini, kita akan mengkaji sedikit tentang tanda Islam dan hal-hal yang merusak Islam itu sendiri. Sudahkah adakah tanda-tanda Islam dalam diri kita?  Jika belum ada, maka segeralah bertaubat, perbaikilah syahadat dan mohonlah ampunan kepada Allah agar kita diberi keselamatan dunia dan akhirat.

 Tanda Islam

Tanda Islam itu diantaranya:

1. Taqwa kepada Allah SWT.

Yakni patuh dan taat dengan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Atribut pada diri seorang Muslim ialah taqwa. Dengan beribadah dan beramal itulah seseorang dianggap sebagai orang Islam. Bagaimana mungkin seseorang itu bisa dikatakan Islam, jika hati masih meragukan kekuasaan Allah dengan menyekutukan-Nya atau menduakan-Nya, tidak beribadah dan tidak taat terhadap perintah Allah, masih senang menerjang segala larangan-larangan Allah. Yang demikian itu bukanlah termasuk orang-orang yang selamat.

2. Bersih lisannya.

Bersih dari segala perkataan dusta, bersih dari sesuatu yang telah dilarang oleh Allah, seperti ghibah atau membicarakan dan membuka aib orang lain, memberikan kesaksian palsu, berbohong, memfitnah, berkata kotor dan tidak baik. Kita tahu bahwa lidah ini tak bertulang, jadi apabila diri tidak mampu menjaga lisan dalam berkata yang baik, maka hendaklah diam. Sebagaimana Rasulullah SAW. bersabda:

hadits berbicaralah yang baik atau diam

Artinya: “maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam“. (HR. Bukhari dan Muslim)

Inilah salah satu tanda seorang Muslim, ia akan menjaga kebersihan dan kesucian lisannya dari segala perkataan yang  kotor, buruk dan menyakiti orang lain. Lisannya akan terus terjaga untuk berkata yang baik-baik, dipergunakan untuk berdzikir, membaca Al-Qur’an, menasehati sesama Muslim dan menjauhkannya dari sesuatu yang kotor.

3. Bersih perutnya.

Bersih perutnya dari segala makanan yang haram merupakan tanda Islam pada diri seseorang. Ia tidak akan memasukkan segala sesuatu yang haram dan subhat kedalam perutnya. Rasulullah telah mengajarkan kepada kita untuk makan dan minum sewajarnya dan tidak berlebihan. Isilah perut dengan tiga bagian, sepertiga untuk makanan, sepertiganya untuk air dan sepertiganya lagi untuk udara. Sebagaimana dalam sabdanya:

Hadits tentang isi perut

Artinya: “Tidaklah seorang anak Adam mengisi sesuatu yang lebih buruk dari perutnya sendiri ,  cukuplah bagi anak adam beberapa suap yang dapat  menegakkan tulang punggungnya, jikalau ingin berbuat lebih, maka sepertiga untuk makanan dan sepertiga untuk minumnya dan sepertiga lagi untuk nafasnya“. ( HR. at-Tirmidzi dan Ibnu Hibban)

4. Bersih anggota tubuhnya.

Anggota tubuhnya bersih dari segala perbuatan maksiat dan tamak. Tanda Islam pada seorang muslim akan terlihat dengan cara ia menjaga kebersihan dan kesucian seluruh anggota tubuhnya. Menjaga pandangannya, menjaga pendengarannya, menjaga kaki dan tangannya .

Mata dipergunakan untuk melihat hal-hal yang berkaitan dengan kekuasaan, keagungan dan kebesaran Allah. Bukan untuk melihat hal-hal yang terlarang. Begitupun dengan telinga, dipelihara agar selalu mendengarkan Kalamullah dan sabda Rasulullah, mendengarkan nasehat-nasehat baik dari para kekasih Allah dan tidak digunakan untuk mendengarkan pembicaraan orang lain, mendengarkan orang lain dalam membuka aib saudaranya, mendengarkan hal-hal yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya.

Tangan merupakan alat atau pelayan bagi mulut.  Tetapi tangan juga dapat dikendalikan oleh hati dan pikiran. Jangan gunakan tangan untuk maksiat, memukul, mencuri, menyakiti orang lain, mengambil barang haram, meraba dan menyentuh sesuatu yang diharamkan. Maka menjaga tangan dari kerusakan, kejahatan atau hal lainnya yang dapat melukai dan menghancurkan diri amatlah penting.

Mempergunakan kaki untuk berjalan ke tempat-tempat yang dicintai Allah, seperti Masjid, tempat menuntut ilmu, berkunjung kepada para ‘Alim ‘Ulama, saudara sesama Muslim, mendatangi orang-orang shalih dan kekasih Allah. Kaki terpelihara dan jauh dari perbuatan yang dilarang.

Tujuan memelihara seluruh anggota tubuh dari kesucian dan kebersihannya tidak lain agar ibadah yang dijalani menjadi sah dan doa-doa diijabah oleh Allah SWT. Adapun jika tanda-tanda Islam itu tidak ada pada diri kita, maka segeralah bertaubat!!!

Perkara Yang Merusak dan Membinasakan Islam

Adapun hal yang dapat membinasakan dan merusak keislaman itu diantaranya:

1. Berilmu tanpa amal

Yakni mengetahui segala perintah dan larangan Allah tetapi tidak diamalkan atau dilaksanakan merupakan tanda kerusakan Islam pada diri sesorang Muslim. Ilmu itu akan melahirkan amalan, namun jika sudah berilmu tetapi tidak diamalkan, maka sia-sialah.

Menuntut ilmu hukumnya wajib, karena itu Allah memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya agar terus berjuang dalam mencari ilmu, kemudian terapkanlah.

2. Beramal tanpa ilmu

Berbuat sesuatu tanpa ilmu adalah suatu kecelakaan besar. Nihil pahala dan keutamaannya di sisi Allah SWT jika kita melakukan sesuatu tanpa ilmunya. Oleh karena itu, jangan sekali-kali melakukan sesuatu dengan ketidaktahuan. Jika kita berilmu, maka kita akan tahu halal haram, wajib sunnah, baik dan buruk.

Orang yang tak berilmu akan menduga-duga dan mengira-ngira dalam melakukan perbuatan. Ia menduga dan merasa telah melakukan kebenaran padahal salah, memberikan nasehat kepada orang lain padahal ia salah, merasa sudah menjauhi kemaksiatan padahal ia masih berkubang didalamnya.

Seseorang yang beribadah tanpa ilmu akan lebih banyak menuai mudharat dibandingkan manfaatnya. Yang ada mereka akan tersesat. Karena ilmu itu diibaratkan penuntun, jika penuntun arah tidak ada maka kemungkinan besar akan tersesat. Itulah kerusakan yang nyata, NOL besar dan tak ada harganya jika pengamal tanpa dasar atau ilmu.

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW. bersabda: “Barang siapa berbicara sesuatu berkenaan dengan Al Qur’an tanpa ilmu, maka bersiap-siaplah menempati tempatnya dineraka“. (HR. at-Tirmidzi dan Ahmad)

Rasulullah bersabda yang artinya: “Barang siapa beramal tanpa dasar dari kami, maka tertolaklah amal tersebut“. (HR. Bukhori dan Muslim)

4 Macam Tanda Islam Dan Perkara Yang Dapat Merusak Keislaman
4 Macam Tanda Islam Dan Perkara Yang Dapat Merusak Keislaman

3. Diam dalam kebodohan

Artinya tidak tahu tetapi enggan dan malas belajar, tidak mau mencari ilmu dan tidak mau belajar. Nerimo dalam bahasa Jawanya. Apapun alasannya, belajar itu tetap hukumnya WAJIB. Jika seorang Muslim sudah tidak mau lagi belajar, alamat Islamnya akan rusak dan hancur binasa.

Al- anfal 22

Artinya: “Sesungguhnya binatang (makhluk) yang seburuk-buruknya pada sisi Allah ialah; orang-orang yang pekak dan tuli yang tidak mengerti apa-apapun“. (QS. Al-Anfal: 22)

Khalid bin Ma’dan berkata, “Kebaikan hanyalah bagi orang yang berilmu dan orang yang belajar, sedangkan orang yang berada di antara keduanya (yang tidak berilmu dan tidak belajar) adalah orang yang hina dan tidak ada kebaikannya“.

4. Mencela dan menghalangi orang dalam berbuat kebajikan

Rusaknya Islam seseorang bisa terjadi karena mencela dan menghina orang yang berbuat kebajikan serta menghalang-halangi orang yang berbuat kebajikan. Mencela dan menghalangi orang untuk berbuat baik adalah salah satu sifatnya syetan. Allah sangat murka terhadap orang-orang dzalim, orang yang suka mengolok-olok, mencaci, mencela, menghina dan menghalangi orang yang berbuat kebajikan.

Dalam surat al-A’raf ayat 44 dikatakan bahwa Allah akan melaknat orang-orang dzalim, siapakah orang dzalim itu? yaitu orang yang menghalang-halangi manusia dari jalan Allah SWT.

Al'A'raf 45

Artinya: “(yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan itu menjadi bengkok, dan mereka kafir kepada kehidupan akhirat“. (QS. al-A’raf: 45)

Dalam kehidupan sekarang ini sering kali kita temukan saudara sesama Muslim saling hina, saling mencaci, bahkan menghalangi saudara muslim lainnya yang ingin berbuat kebajikan. Contoh kecilnya, ketika seorang Muslim hendak melaksanakan sholat, sekuat tenaga kamu menahannya untuk menunda ia melaksanakan panggilan Allah, ada orang yang berhijab secara syar’i dihujat, orang yang ingin bertaubat dan sering mendatangi Majlis ta’lim dicela, sok suci lah dan lain sebagainya.

Sahabat muslimah yang di rahmati Allah, jadikanlah Islam sebagai penolong kita dan jadikanlah Islam sebagai keselamatan yang nyata bagi kita. Pada hakikatnya, Islam bukanlah hanya sekedar nama Agama dan hanya dengan berstatus Islam kita termasuk orang-orang yang selamat. Kajian Islam yang sesungguhnya amatlah dalam. Maka jangan pernah merasa cukup puas dengan apa yang kita dapatkan. Belajar dan teruslah belajar. Jangan lupa untuk selalu beristighfar kepada Allah agar kita selamat di dunia dan akhirat.

Semoga kajian kali ini tentang 4 Macam Tanda Islam Dan Perkara Yang Dapat Merusak Keislaman dapat memberikan manfaat dan pengetahuan baru bagi sahabat-sahabat catatanmuslimah.com. Salam ukhuwah 🙂

Silakan baca juga artikel menarik lainnya:

Facebook Comments