Kisah Mayat Seperti Babi Hutan Yang Hitam

Posted on

Kisah Mayat Seperti Babi Hutan Yang Hitam – Cerita atau kisah ini diambil dari kitab Durrotun Nashihin. Saya sangat tertarik untuk menuliskannya didalam blog ini, karena cerita ini dapat diambil hikmahnya dan dapat memotivasi kita para muslim tentang sesuatu hal, dan kisah ini terjadi pada zaman dahulu ketika Rasulullah SAW masih hidup. Bagaimana ceritanya, yuk kita simak dan semoga bermanfaat.

Kisah Mayat Seperti Babi Hutan Yang Hitam
Kisah Mayat Seperti Babi Hutan Yang Hitam

Kisah  Mayat Seperti Babi Hutan Yang Hitam

Diriwayatkan bahwa suatu hari Nabi SAW duduk bersama para sahabatnya, yang kemudian datanglah seorang pemuda dari bangsa Arab masuk ke pintu masjid dengan menangis. Rasulullah SAW bertanya: “Apa yang menyebabkan kamu menangis wahai anak muda?, dan anak muda tersebut menjawab: Wahai Rasulullah, ayah saya telah meninggal dunia dan tidak memiliki kain kafan juga tak ada orang yang memandikannya“.

Maka Nabi SAW menyuruh Abu Bakar dan Umar radhiyallahu ‘anhuma. Dan merekapun pergi kepada mayat itu, maka mereka ketahui bahwa mayat itu berubah seperti babi hutan yang hitam, kemudian keduanya kembali kepada Nabi SAW seraya berkata: “Wahai Rasulullah, sungguh kami lihat mayat itu seperti babi hutan yang hitam“.

Nabi SAW berdiri dan pergi kepada jenazah itu, kemudian beliau berdoa sehingga mayat itu berubah seperti semula dan Nabi juga menyolatinya. Dan ketika orang-orang mau menguburnya, mereka melihat mayat itu berubah lagi menjadi babi hutan yang hitam.

Maka Nabi SAW bertanya kepada anak muda itu: “Perbuatan apakah yang dilakukan ayahmu ketika di dunia?”

Anak muda itu menjawab: “Ayah kami meninggalkan sholat yakni tidak mau mengerjakan sholat“.

Maka Nabi SAW bersabda: “Hai para sahabatku, lihatlah keadaan orang yang meninggalkan sholat akan dibangkitkan oleh Allah ta’ala di hari kiamat seperti babi hutan yang hitam“.

Na’udzubillahi ta’ala (kita berlindung diri kepada Allah ta’ala).

Pada zaman Abu Bakar Shiddiq, ada seorang laki-laki yang meninggal dunia. Maka merekapun menyolatinya dan tiba-tiba kain kafan mayat itu bergerak-gerak.  Mereka sama memperhatikan ternyata mereka dapatkan seekor ular yang membelit pada lehernya, serta memakan dagingnya lalu menghisap darahnya. Mereka akan membunuh ular itu. Ular itu berkata: “Laa ilaaha illallahu MuhammadurRasulullahmengapa kamu sekalian akan membunuh saya? sedang saya tidak berdosa dan bersalah. Maka sungguh Allah ta’ala telah memerintah saya agar supaya menyiksanya sampai hari Qiyamat“.

Maka mereka bertanya: “Apakah kesalahan mayat ini? dan Ular itu menjawab: “ada tiga kesalahan“. Adapun kesalahannya itu adalah:

  1. Dia apabila mendengar suara adzan tidak mau segera mendatanginya untuk berjamaah
  2. Dia tidak mau mengeluarkan zakat hartanya, dan
  3. Dia tidak mau mendengarkan perkataan para ulama, maka inilah balasannya.

Na’udzubillahi min dzalik, semoga cerita singkat ini dapat memberikan ibrah kepada kita agar senantiasa selalu menjaga sholat kita yang merupakan kewajiban kita selama di dunia ini. Tidak hanya berubah menjadi babi hutan atau ular-ular yang membelit tubuh, tapi masih banyak siksaan Allah lainnya yang lebih dahsyat.

Semoga cuplikan Kisah Mayat Seperti Babi Hutan Yang Hitam ini menjadi cambuk keimanan kita agar kembali bangkit dan selalu ingat kepada Allah Yang Maha Segala-galanya. Sekian terimakasih 🙂

Facebook Comments